RSS

Sisi Lain Singapura



Udah lama juga saya gak nulis di blog tercinta ini...

Oiya, kali ini saya sedang berada di Singapura untuk beberapa kepentingan, dan saya juga ingin cerita tentang sisi lain Singapura yang mungkin banyak orang Indonesia yang belum menyadari akan hal ini.

Siapa sih orang Indonesia yang gak tau negara kecil bernama Singapura? Semua orang Indonesia yang baru pertama kali ke luar negeri pasti kebanyakan tujuannya ya Singapura, karena beberapa alasan seperti dekat dan tidak memerlukan visa untuk tinggal di negara mungil ini selama 30 hari. Selama ini, kita mengenal Singapura sebagai negara yang gemerlap dan diimbangi dengan keteraturan yang sangat baik, jarang sekali kita melihat kemiskinan di sini. Namun, dibalik itu semua banyak sekali hal yang belum diketahui.

Orang Singapura itu dari kecil sudah diajarkan untuk berkompetisi dengan baik dan HARUS memenangkan kompetisi tersebut. Raport anak sekolah dasar aja udah banyak gitu macem-macem bagian nilainya, bahkan seorang guru juga harus menuliskan kelemahan dan kelebihan sang murid. Saya punya seorang teman kuliah saat ini yang dulu mengenyam pendidikan setingkat SMA di Singapura, ketika saya tanya kenapa dia tidak melanjutkan kuliah di Singapura, dia langsung menjawab, orang Singapura itu gila belajar, mereka sangat malu ketika tidak mendapatkan nilai dengan sempurna. Dari cerita yang banyak saya dengar itu dapat kita liat loh ketika kita mengunjungi Singapura. Misalnya kalo kita bepergian menggunakan MRT, maka terlihat bahwa orang Singapura itu kesepian, mereka memiliki urusan masing-masing dan seolah tak ada teman dan asyik dengan iPhone mereka masing-masing, tidak seperti di Indonesia yang selalu bergerombol dengan banyak teman kemana-mana. Terkadang ketika naik angkot aja 3 orang bergerombol berisiknya minta ampunn, ga tua ga muda selalu ngobrol dengan nada ngotot-ngototan dan terkadang tertawa keras-keras walaupun hal yang mereka tertawakan tidaklah menarik. Namun, dibalik itu semua orang Singapura dengan individualisme yang tinggi, mereka mampu menjadikan negara mereka terbaik di Asia Tenggara. Dengan tuntutan yang tinggi itu juga, mereka akhirnya bersikap individualis.

Tentunya hal lain yang tidak sering orang Indonesia lihat adalah kemiskinan. Yaaa, orang Indonesia ketika mengunjungi Singapura mungkin hanya ke Orchard, Bugis, Chinatown dll untuk berbelanja, karena orang Indonesia doyan belanja. Bahkan, saya pernah mendengar seorang kasir di sebuah toko mengatakan bahwa "Indonesian are rich, they always buy all thing that they want to buy" tentunya dengan nada Singlish yang saya pun terkadang sulit untuk mengerti. Hehe. Cobalah pergi ke Katong, Boon Lay, atau tujuan MRT yang ujung-ujung deh. Keadaannya terkadang tidak lebih jauh dari Indonesia meskipun sedikit lebih baik. Di daerah-daerah itu seringkali merupakan rumah penduduk kuli-kuli bangunan yang bekerja untuk membangun negara mereka. Seringkali kita menilai bahwa Singapura adalah negara kaya, padahal tidak sama sekali. Orang kayanya mungkin hanya segelintir orang saja. Dari 2,8 juta penduduk Singapura mungkin hanya 1/4 saja yang hidup kaya raya. Beberapa supir taksi pun banyak bercerita kepada saya yang menggambarkan bahwa kehidupan riil di Singapura tidaklah seperti yang turis-turis asing bayangkan. Singapura adalah negara mahal tidak hanya untuk orang asing tetapi juga untuk penduduknya sendiri. Supir taksi tersebut juga mengatakan bahwa untuk memenuhi kebutuhan air saja harus impor dari Malaysia dan bayar mahal. Pernah suatu waktu saya membaca berita harian umum di Singapura yang memberitakan terjadi demo dari rakyat miskin Singapura yang mengeluh bahwa harga-harga kebutuhan pokok di Singapura terlalu tinggi dan tidak seimbang dengan salaries yang mereka dapatkan.

Ya itulah beberapa sisi lain Singapura yang mesti kita ketahui agar kita tidak selalu membangga-banggakan negeri nan mungil ini, bahkan kita harus belajar bagaimana negeri kecil ini bisa maju dan berkembang namun kita juga harus menyingkirkan aspek seperti individualisme di negeri ini. Tujuannya ya tentunya untuk membuat Indonesia semakin maju yang dimulai dari diri kita sendiri dahulu. Masa Indonesia dengan luas wilayah yang sangat besar kalah dengan Singapura yang hanya sebesar pulau Bali? :D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments: